Senin, 16 November 2009 - 15:44:33 WIB
Peluang Bisnis Dalam Bidang Tanaman Obat
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: Tanaman Obat
- Dibaca: 69 kaliSejak masa krisis, posisi obat tradisional yang berbahan baku nabati
mulai sejajar dengan obat-obatan kimia modern di pasaran, karena
harganya relative murah dan terjangkau masyarakat. Trend back to nature
di Negara-negara maju seperti Eropa dan amerika makin mempopulerkan
pengobatan dan perawatan kesehatan secara natural, sehingga
meningkatkan permintaan dunia terhadap bahan baku nabati.
Tanaman
obat mulai berkurang di habitatnya, bahkan beberapa spesies sudah
langka, karena kurangnya kesadaran untuk melestarikannya. Beberapa
spesies tanaman obat masih cukup sulit dibudidayakan secara
konvensional. Budidaya tanaman obat sebaiknya dilakukan dengan sistem
organik tanpa menggunkan bahan-bahan kimia buatan, herbisida,
insektisida, fungisida, dan tanpa menerapkan bioteknologi, karena
dikhawatirkan dapat merusak gen-gen bermanfaat dari tanaman obat.
Indonesia
adalah Negara tropis yang sangat cocok untuk pengembangan budidaya dan
pengolahan tanaman obat. Beberapa jenis tanaman tropis yang berkhasiat
obat dan banyak digunakan untuk perawatan natural hanya bisa tumbuh di
iklim tropis seperti Indonesia. Dengan melihat potensi sumberdaya alam,
maka sangat terbuka luas kesempatan untuk mengembangkan agribisnis di
bidang tanaman obat. Didukung dengan pengembangan dan peningkatan mutu
produk, maka kita optimis bahwa agribisnis tanaman obat memiliki
prospek yang sangat menguntungkan.
Kawasan hutan Indonesia yang
luasnya 120,35 juta hektar menyimpan kekayaan hayati yang sangat tinggi
nilainya. Salah satu jenis hasil hutanbukan kayu yang berpotensi
memberikan manfaat ekonomi tinggi adalah tanaman obat. Tanaman obat
memiliki peluang yang sangat besar untuk dikembangkan, baik untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat maupun sebagai bahan baku industri obat
dan kosmetika. Industri obat dan kosmetika dalam negeri, memerlukan
pasokan bahan baku tanaman obat dalam kapasitas yang sangat besar. Oleh
karena itu budidaya dan pengelolaan tanaman obat memiliki prospek yang
sangat bagus. K ekayaan jenis tanaman obat yang terdapat di kawasan
hutan Indonesia kurang lebih ada 1.260 jenis tanaman, dimana 180 jenis
diantarannya telah dieksploitasi dalam jumlah besar untuk bahanbaku
industri obat tradisional. Penyebaran jenis tanaman obat tertinggi
berada di hutan tropika dataran rendah, sekitar 772 jenis (45,82%) dari
jumlah total jenis tanaman obat. Sedangkan yang terrendah berada di
hutan rawa, sebanyak 8 jenis (0,47%).
Berikut tabel Jenis
tanaman dan Cendawan yang biasa digunakan untuk obat serta cara membudidayakannya yang dapat anda jadikan ladang bisnis.
Klik disini untuk download







