Sabtu, 21 November 2009 - 09:45:56 WIB
Pengaruh Pemberian Kacang Kapri Segar Terhadap Kadar Vitamin E Serum dan Gambaran Hispatologik Organ
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: Tesis
- Dibaca: 56 kali
Penelitian yang telah dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui adanya zat anti vitamin E pada kacang kapri segar dengan mengamati kadar vitamin E serum dan gambaran histopatologik organ hati dan ginjal tikus Wistar jantan.
Dua puluh ekor tikus Wistar jantan umur 3 bulan, berat berkisar antara 142-158 gram dibagi secara acak menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan 1 bulan serta kelompok kontrol dan kelompok perlakuan 2 bulan, masing-masing 5 ekor. Tikus perlakuan setiap pagi hari diberi kacang kapri rata-rata 5 gram sedangkan untuk kelompok kontrol diberi pakan standar dengan jumlah yang sama.
Jika pakan sudah habis dikonsumsi pada siang harinya semua tikus diberi pakan standar sebanyak rata-rata 10 gram. Pemberian minum ad libitum. Setelah 1 bulan dan 2 bulan semua tikus diambil darahnya melalui jantung untuk pemeriksaan vitamin E serum, kemudian dibunuh dan diambil oragan hati dan ginjalnya untuk pemeriksaan hispatologik.
Hasil analis vitamin E serum secara statistik menunjukkan bahwa ada penurunan yang signifikan pemberian kacang kapri selama 1 bulan dan 2 bulan apabila dibandingkan dengan kontrol.
Pemberian kacang kapri selama 2 bulan lebih banyak menurunkan vitamin E serum dibandingkan 1 bulan. Pemeriksaan histopatologik organ hati menunjukkan adanya kongesti, nekrosis dan infiltrasi sel radang netrofil dan limfosit sedangkan pada organ ginjal menunjukkan adanya kongesti dan degenerasi hidropik.
Sapto Yuliani







